Jumat, 02 Agustus 2013

 Proyek Swakelola


Swakelola adalah pekerjaan yang direncanakan, dikerjakan, dan diawasi sendiri oleh penanggungjawab kegiatan dan koordinator Kegiatan dengan menggunakan tenaga sendiri dan/atau tenaga dari luar baik tenaga ahli maupun tenaga upah borongan, dengan ketentuan tenaga ahli dari luar tidak boleh melebihi 50% (lima puluh per seratus) dari tenaga sendiri. Swakelola dapat dilaksanakan oleh :


  • Pengguna barang/jasa;
  • Instansi Pemerintah lain;
  • Kelompok masyarakat/lembaga swadaya masyarakat penerima hibah.
  • Pekerjaan yang dapat dilakukan dengan swakelola :
  • Pekerjaan untuk meningkatkan kemampuan teknis sumberdaya manusia
Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan sesuai dengan ruang lingkup program dan kegiatan;
  • Pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasi masyarakat setempat;
  • Pekerjaan yang dilihat dari segi besaran, sifat, lokasi atau besaran tidak diminati oleh penyedia barang/jasa;
  • Pekerjaan yang secara rinci tidak dapat dihitung/ditentukan terlebih dahulu, sehingga apabila dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa akan menanggung resiko yang besar;
  • Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, kursus, penataran, seminar, lokakarya, atau penyuluhan;
  • Pekerjaan untuk proyek percontohan (pilot project) yang bersifat khusus untuk pengembangan teknologi/metoda kerja yang belum dapat dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa;
  • Pekerjaan khusus yang bersifat pemrosesan data, perumusan kebijakan pemerintah, pengujian di Laboratorium, pengembangan sistem tertentu, dan penelitian oleh perguruan tinggi/lembaga ilmiah pemerintah;
  • Pekerjaan yang bersifat rahasia bagi Kementerian Negara Riset dan Teknologi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar